Sepenggal Kisah Romantis

A : Selamat ulang tahun ya sayang, kamu mau kado apa dari aku?

I : Makasih sayang, hmm aku mau minta sesuatu boleh?

A : Boleh,, apa aja yang kamu minta, aku pasti akan usahain selagi aku bisa (gombal)

I : Hm.. aku cuma minta satu hal, Kamu sehat selalu, jaga kesehatan, jangan lembur trus, jangan kecapek an lagi sampai harus dirawat di RS, dan aku harap kamu selalu sayang aku dan kita bisa hidup bersama bahagia selama2nya,

A : katanya cuma minta 1, itu banyak bener yang..

I : Ah, kamu mah gituu.. *mulai mewek

A : hahah, mewek nih… 1 2 3.. hush, udah ah sayang, Iya.. Insya Allah ya, semoga aku sehat selalu, kamu sehat selalu dan Allah segera mengabulkan doa kita , segera disatukan dalam ikatan pernikahan. Aku sayang kamu

Revenge Season 4

Yap, tahun 2014 ini Revenge Season 4 mulai tayang lagi di ABC Channel. Saya nonton series ini dari tahun 2012 (dikenalin ama Pemi, temen kantor yg hobi nonton pilm2 thriller. Awalnya saya pikir, ceritanya bakalan serem karena dari ceritanya Pemi ini ada bunuh2an dan balas dendam *tadinya sih ogah nonton pilm serem2*, Tapi berhubung saat itu lagi ga punya TV (punya TV, tapi belum pasang TV kabel, U know di jkt kan kudu pasang tv kabel biar bisa nonton tv dengan jelas -_-) , walhasil mulai deh puter episode 1. daaan eng ing eng,, ternyata bener donk ceritanya kereen. Yang paling saya suka dari ceritanya adalah, balas dendam yang dilakukan oleh si Ems alias Amanda Clark sangat pintar! Selalu di akhir episode dibuat surprised, Nah di tahun 2014 ini sudah berlanjut hingga season 4, tapi kok ya makin lama agak terlalu dibuat2 sih ceritanya. Jadi, agak kurang semangat lagi buat nonton, tapi berhubung akhir taun ini libur panjang, so Let’s watch this film. Oh iya satu lagi yang bikin saya seneng series ini adalah dialog2 pemainnya pake logat British, hmm I always like the British, love it πŸ™‚

Revenge Series

Tulang Rusukmu?

Dia yang diambil dari tulang rusuk. jika Allah mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan saling melengkapi.

Dialah penolongmu yang sepadan, bukan sparing partner yang sepadan.

Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu. Tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga dibelakang saat engkau di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu. dialah yang akan menutupi kekuranganmu.

Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki: perasaan, emosi, kelemah lembutan, keluwesan, rahim untk melahirkan hingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya…sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu…kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisi mu…

Jika dia makhluk yang bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menarik hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan…

Dia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki..tetapi dia butuh jaminan rasa aman darinya karena dia ada yang melindungi…tidak hanya sekedar fisik tetapi juga emosi.

Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki-laki. Karena perempuan adalah bagian dari laki-laki. Apa yang menjadi bagian dari hidupnya akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga baru mu. keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun dia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tatap ada karena dia lahir dan dibesarkan disana. Karena mereka, dia menjadi sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaan mu juga. Kau dan dia adalah satu. Dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya.

Sumber : Burhan Sodiq

 

Rangkaian kata tersebut sangat indah dan dalam maknanya. Tulang rusuk siapakah aku? Semoga segera diridhoi dan dikabulkan oleh Allah menjadi pendampingmu, bang πŸ™‚

Lomie Lau’s Kapitiam

Pulang ngantor di hari jumat memang paling menyenangkan,kenapa? Karena besoknya weekend!hohho. Jadi daripada plg cepet2 ke kosan lebih baik hang out dulu bareng temen kantor. Akhirnya kita memutuskan makan malam di setiabudione dan bersarang di Lau’s Kapitiam. Saya memilih menu lomie kangkung karena ada thumbs up di menunya yang artinya ini makanan enak n favorit. Ternyata itu benar, Hmmm it’s so yummy πŸ™‚ .

Soal tempat,sebenarnya agak kurang nyaman kalo untuk ngobrol karena ini termasuk restoran tipe “rieweuh” hehe, a.k.a berisik karena saking banyaknya pengunjung. Antara meja yang satu dengan meja yang lainnya juga terlalu dekat. Hmm tapi ga masalah juga sih,toh tiap orang sibuk dengan obrolannya sendiri,kecuali kalo lo lagi sendiri dan mendengar obrolan sebelah dan akhirnya lo jadi krik krik. Hahah, but for all it’s recommended place to eat and chat with yor friends. Yu ah ntar direncanain lagi kesini buat sarapan,kayaknya menu rotinya oke punya

Yeah…

Yes, It’s have been 3 months I didn’t write in this blog. What a long time!!!

Selama 3 bulan ini begitu banyak kejadian yang luar biasa yang saya alami. Rasanya Allah begitu sayang pada saya. Beberapa perubahan telah terjadi dalam hidup saya. Alhamdulillah nama saya bertambah panjang 6 karakter 3 huruf, pada tanggal 9 Juni 2010. “Irma Jelita, S.Si” :D. Fiuuh, benar-benar plong rasanya setelah mengikuti sidang kompre selama 1,5 jam itu. Hari-hari sebelum itu benar-benar membuat saya gila, “you really make me crazy oh TAku”. Mulai dari mencari literatur, kerja di Lab sampai malam (pernah seangkot ama orang aneh, alhamdulillah saya ga kenapa2), kerja di Lab pun banyak sekali rintangannya, kalo ga si pompa yang rusak, si stirer lah yang rusak, atau tiba2 membrannya bocor dan masih banyak lagi rintangannya 😦 . Benar-benar harus beristighfar berpuluh-puluh kali saat itu. Walaupun pekerjaan “basah” di Lab selesai, garis finish masih jauh cuy πŸ˜€ !

Jreng-jreng, pembuatan skripsi, persiapaan seminar dan SIDANG! Hal ini yang paling menghantui saya selama bulan mei-juni. Makan pun tak enak, apalagi tidur! *tidur sih enak, tapi ga bisa tidur karena masih banyak kerjaan 😦 *. Di jurusan saya, TA dan seminar+sidang SKS nya dipisah. Nilai TA 1 dan 2 diberikan oleh dosen pembimbing (8sks), sedangkan nilai seminar+sidang diberikan oleh 6 dosen (1sks). Satu sks doank, tapi beratnya minta ampun Ya Allah. Pembuatan skripsi tidak terlalu sulit, hanya saja waktunya yang cukup mepet, jadi benar-benar begadang selama beberapa hari. Kemudian seminar, rasanya tidak begitu berat juga karena menjelaskan tentang apa yang saya kerjakan selama satu tahun ini. Namun, sidang kompre alias semua aspek kimia dari awal hingga akhir harus bisa saya kuasai untuk menjawab 5 orang pertanyaan dosen (5 bidang kimia). Apapun TA anda, pertanyaan dosen bisa melanglang buana hingga ke ujung afrika *haha, lebay :D. Yap, selain bisa menguasai ilmu kimia ini, faktor keberuntungan juga sangat menentukan di sidang ini. Dosen mana yang menjadi penguji anda, itu akan sangat berpengaruh dengan kelulusan anda, karena dosen penguji ditentukan oleh pegawai TU secara acak.

Akhirnya jadwal sidang pun telah diumumkan. Dosen penguji saya adalah Pak S (dosen pembimbing), Pak M, Bu D, Bu I, dan Bu E. Hm.. menurut pengalaman kakak2 kelas dan beberapa teman, dosen yang cukup mengerikan adalah Bu E karena pada tahun 2008 pernah tidak meluluskan kakak kelas saya. OH MY GOD! Saya pun langsung setres, pikiran burukpun segera bermunculan di benak saya *kayak sinetron aja :D. Saya pun hanya bisa berusaha, belajar sekuat tenaga dan berdoa sepanjang hari, serta minta doa restu kepada mama dan papa serta teman2 dan keluarga lain. Manusia hanya bisa berusaha dan berdoa, yang menentukan hasilnya tetaplah Allah SWT. Yup, saya pun pasrah.

Sehari sebelum saya sidang, saya menonton sidang teman yang satu dosen bimbingan dengan saya. Namun sayang, sidang itu adalah mimpi buruk baginya, kelulusannya harus ditunda. Semua yang menonton sidangnya langsung shock! Hal ini tentu saja berdampak buruk bagi saya, saya takut! Takut akan tertimpa hal yang sama, apalagi tiba-tiba dosen penguji saya yang semula adalah Bu I berganti menjadi Pak N (dosen yang menguji teman saya ini). Serasa mau mati deh malam sebelum sidang hingga H-10 menit sidang ini *lebbay pisan :D, no, no, no, don’t die, don’t die πŸ˜› .

Alhamdulillah ketika sidang dimulai dan saya maju ke depan, rasanya saya benar-benar santai. Rasa cemas itu hilang dengan seketika, saya berusaha menjawab semua pertanyaan dosen tersebut dengan baik, walaupun tetap saja ada yang tidak bisa dijawab karena saya lupa atau memang tidak tahu :p . Fiuh, ketika sidang pemberitahuan yang menyatakan saya lulus dengan nilai yang baik, “bisul” yang sangat besar ini pecah juga :D. Yeaaah, I’ve got it! Ini adalah rahmat dariNya dan juga doa dari mama dan papa dan semuanya *love you all*. Setelah pengumuman, saya langsung menelpon mama, dan tiba-tiba saya menangis karena saking terharunya 😦 , lalu saya menelpon papa dan alhamdulillah papa sangat senang, “rasanya berat papa bertambah 2kilo”, kata Papa. Haha, kok cuma dua kilo sih pa? wkwkwkw πŸ˜›

Hal lain yang membuat saya senang adalah berat badan saya berkurang jauuuh sekali akibat TA ini (berkat olahraga dan diet juga sih :p ). Sebenarnya sih niatnya biar keliatan “bagus” pas wisuda nanti :D, eh ternyata saya jadi ketagihan olahraga. Rasanya kalo ga olahraga selama seminggu (pas sibuk2nya mau sidang saya ga olga 2minggu 😦 ), serasa ada yang kurang :p . Beneran deh, pola hidup sehat benar2 menyenangkan. Saya merasa lebih segar, pikiranpun menjadi tenang, tidurpun berkualitas walau hanya sebentar. Melihat perubahan yang terjadi dalam hidup saya, eh beberapa teman juga ikutan olahraga donk πŸ™‚ haha, bagus2, mari kita hidup sehat! Tapi, saya masih ingin menurunkan BB beberapa kilo lagi nih, doh susah menahan godaan untuk wisata kuliner sama teman2 (maklum pengacara πŸ˜€ ).

Namun, masih ada hal yang masih belum berubah nih dalam diri saya. apa coba? Udah 4 taun kuliah di ITB, harusnya banyak yang nambah donk, ga hanya tetap2 aja, atau malah berkurang (kalo berat badan sih bagus banget berkurang, haha). Yup, I still jojoba! haha, jomblo jomblo bahagia πŸ˜€ . Akhir2 ini mama suka nanyain, “masa sebanyak itu cowok di ITB, ga ada yang nyangkut sih?”, haha, mungkin karena saya punya banyak teman dan aktifitas yang cukup padat, saya jadi lupa hal yang satu ini. Sebenarnya sih ga lupa, kadang-kadang terlintas di pikiran saya, namun apa daya, emang belum ketemu kali ya? haha. Katanya sih wanita memang ditakdirkan untuk menunggu saja, namun apakah hanya dengan menunggu saja? tidak berusaha sedikitpun? haha, mulai berpikiran yang aneh2 nih. Hmmm, mungkin Allah masih menyimpannya, tentunya dia datang pada saat yang tepat. I hope the right time is coming soon! Amiiin ya Allah. Oya, tentunya, saya berharap juga bisa segera mendapatkan pekerjaaan yang OK! OK kerjanya, OK gajinya, wkwkkw :P. amiiiin πŸ™‚

At least, I really thanks to YOU YA ALLAH ! Alhamdulillahirabbil’alamin!

*dooh, jadi curhat gini di blog, haha πŸ˜›